Permainan Tradisional Hahayaman Dan Ingatan Masa Lalu

mengenal permainan hahayaman khas jawa barat

Wah. Sudah lama admin tidak update artikel tentang permainan tradisional nih. Terakhir itu mengenai engklek. Ok. Dan pada kesempatan kali ini, admin mau ulas sedikit mengenai salah satu permainan tradisional yang dulu pernah admin mainkan, bernama Hahayaman.

Hahayaman sendiri berarti ayam-ayaman. Maksudnya, seseorang yang memainkan permainan ini akan berperan menjadi ayam dan yang lain menjaga ayam tersebut dari serangan musang atau biasa disebut careuh.

Permainan satu ini benar-benar sudah hampir punah dan sudah jarang sekali orang memainkannya. Di Internet sendiri permainan ini sangat jarang informasinya. Waduh…

Admin pun sempet samar-samar mengingat perminan yang dulu pernah di mainkan ini.

Sebelum menulis tentang permainan tradisional hahayaman ini di lokalklik.com, admin sempat tanya-tanya pada teman-teman admin yang dulu pernah memainkannya. Untungnya masih ada yang ingat nih.

Gimana yang dulu aturan hahayaman ini ?

cara bermain kaulinan tradisional hahayaman

Dalam permainan tradisional Khas sunda ini, seseorang di pilih menjadi hayam (ayam), seseorang yang lain ditunjuk menjadi careuh (musang) dan pemain lain yang banyak menjadi kandang (pagar).

para pemain yang menjadi kandang membentuk sebuah kandang lingkaran dengan tugas menutup membuka jalur masuk musang dan hayam.

Dimana hayam dan musang hanya bisa keluar masuk lingkaran kandang bila sekelompok pemain yang bertugas menjadi kandang berdiri, kemudian melarang keluar masuk hayam dan musang bila pemain kandang lingkaran jongkok.

Menariknya, kandang lingkaran mendukung hayam untuk keluar masuk kandang dan sebisa mungkin menghalangi musang mendapatkan hayam.

begitu dasarnya…

Mohon maaf bila ada yang kurang karena admin ingatnya hanya seperti itu.

baca juga : Sejarah Permainan Engrang, Permainan Legend yang bikin degdegan!

Agar permainan hahayaman lebih seru…

agar permainan hahayaman lebih seru

Ini hanya tambahan dari admin, bukan permainan resminya… namun untuk menambah keseruan saja.

Permainan akan lebih seru bila para pemain yang menjadi kandang tidak boleh jongkok semua. Melainkan hanya 3 atau 4 pemain saja di antara 15 pemain lainnya. Atau hanya 1/3 saja.

Tujuannya agar masih terdapat kesempatan untuk musang masuk sekaligus membuat permainan lebih seru lagi. Sebab bila 4 pemain kandang jongkok, mengharuskan pemain lain berdiri dan kekompakan permainan lebih terasah lagi.

Musang akan mencoba mengecoh pemain lingkaran kandang untuk jongkok dan berdiri dan mencuri kesempatan untuk masuk bila ada kandang yang berdiri.

Sementara itu, pemain kandang akan benar-benar konsentrasi penuh agar tidak salah orang dalam jongkok dan menutup jalan. Sebab bila ada pemain yang jongkok di area lain mengharuskan area lingkaran lain berdiri dan menjadi kesempatan terbuka buat musang untuk masuk.

Bila mana ada pemain lingkaran yang jongkok terlalu banyak maka pemain tersebut akan mendapatkan hukuman…

menarik bukan…

Ini hanya tambahan dari admin

baca juga : Rangku Alu. Berawal Dari Permainan Dan Terbentuklah Sebuah Tarian Khas Flores

Manfaat bermain hahayaman :

  • Melatih ketangkasan anak (pemain hahayaman)
  • Melatih jiwa sosial anak, sebab permainan ini harus dilakukan oleh banyak orang
  • baik untuk kesehatan anak-anak

Sayangnya, saat ini sudah hampir tidak ada yang memainkan permainan tradisional ini, sebab dimasa admin mudapun kami sudah jarang memainkannya.

Semoga dengan adanya ulasan ini, sahabat lokal dapat lebih mengenal permainan-permainan tradisional kita. Meskipun tidak dimainkan lagi, namun setidaknya kita dapat mengingat bahwa ada permainan menarik ciri khas bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kembali ke Atas