Celempung, Alat Musik Khas Jawa Barat Semakin Punah Penggunaanya

inilah alat musik khas Jawa barat yaitu celempung

Hallo para pecinta budaya lokal, pada kesempatan kali ini mimin bakal membagikan serangkaian informasi mengenai alat musik khas Jawa Barat yaitu “Celempung”.

Sebagian besar orang-orang mungkin tidak mengenali jenis alat musik yang satu ini, akan tetapi beberapa orang dari kalangan muda hingga kalangan orang tua di daerah Jawa barat pasti sudah tidak asing kembali dengan celempung ini.

Seiring berjalannya waktu dan perubahan zaman, penggunaan alat musik celempung kian menurun dari tahun ke tahun. Sangat di sayangkan memang, sebagai penurus bangsa kita seharusnya menjunjung tinggi budaya tradisional yang kita miliki.

Terlebih lagi celempung ini mempunyai keunikannya tersendiri, penasaran seperti apa? yuk langsung saja simak pembahasannya di bawah ini:

Apa Itu Celempung?

Celempung merupakan alat musik tradisional yang berasal dari daerah Jawa barat, Instrumen musik tradisional yang terbuat dari bambu dengan panjang 50-70cm ini mempunyai kualitas yang sangat bagus karena di buat secara manual.

apa itu celempung?

Di mulai dari pemotongan, penyerutan menggunakan pisau khusus, bahkan terdapat pula sebuah celempung yang di ukir agar memiliki nilai seni yang sangat tinggi.

Biasanya alat musik yang satu ini di kolaborasikan dengan alat musik tradisional lainnya seperti karinding, kecapi hingga angklung. Celempung sendiri lebih mengutamakan gelombang resonasi yang ada di dalam ruas batang bambu tersebut.

Cara memainkan alat musik Tatar Sunda celempung ini yaitu dengan cara di pukul menggunakan alat bantu pukul yang biasanya terbuat dari kayu.

Baca juga : Mengenal Karinding khas Jawa barat

Sejarah alat musik celempung

Seperti yang sudah kita ketahui, bahwasanya celempung ini adalah alat musik khas jawa barat. Meskipun begitu, asal mulanya alat musik ini di temukan, kapan celempung di buat dan berasal dari mana, itu tidak di ketahui sama sekali.

asal muasal celempung di temukan

Yang pasti celempung ini sudah sangat lama di gunakan oleh orang-orang terdahulu, bahkan sampai saat ini penggunaanya di beberapa daerah di Jawa barat masih di kategorikan statusnya aktif. Terlebih lagi di acara-acara kesenian sunda, pasti celempung, karinding, kecapi hingga angklung akan hadir memeriahkan acara tersebut.

Keberadaan celempung di daerah Jawa barat

Saat ini alat musik khas tatar Sunda yaitu celempung masih dapat kita dijumpai di berbagai daerah di Jawa barat seperti Sumedang, Cianjur, Purwakarta & Sukabumi. Dulu, alat musik celempung biasa dimainkan orang Sunda pada saat beristirahat setelah melakukan aktivitas dan melepas lelah setelah kerja keras di sawah, ladang atau kebun. Biasanya mereka memainkannya di saung rangon atau gubuk bambu, sedangkan pertunjukan musik Celempungan biasa disajikan pada acara-acara pernikahan, khitanan atau pesta kenegaraan serta upacara-upacara lainnya yang dianggap penting.

acara kesenian alat musik tradisional

Tahukah kalian bahwa di wilayah Sukabumi dan Cianjur, seni tradisional celempungan mempunyai peranan penting dalam menyampaikan dakwah ajaran agama Islam. Orang yang pertama kali mempopulerkan seni celempungan dalam berdakwah adalah Pangeran Arya Wiratanu Datar dari Cianjur atau lebih di kenal dengan sebutan Eyang Dalem Cikundul.

Di masanya, Dalem Cikundul kerap kali membawakan shalawatan didukung dengan iringan tabuhan celempungan saat berdakwah kepada umat. Cara berdakwah seperti inilah yang kemudian menyebar hingga ke beberapa wilayah di Kabupaten Sukabumi.

Baca juga : Mengetahui Sejarah Wajit

Jenis-jenis celempung

Terdapat beberapa jenis celempung yang dapat kita ketahui, diantaranya:

  • Celempung Renteng
mengenal jenis celempung renteng

Celempung Renteng adalah beberapa alat musik celempung yang digabungkan menjadi satu bagian hingga bisa menghasilkan bunyi yang lebih indah dari sebelumnya. jenis celempung ini merupakan pengembangan dari Celempung biasa (yang awalnya hanya berbentuk satu bilah bambu saja)

  • Celempung Indung
mengenal jenis-jenis celempung khas Jawa barat

Celempung Indung ini biasanya dimainkan dengan cara dipukul dengan alat pukul satu dipegang oleh tangan kanan, dan tangan kiri sebagai pengatur resonansi dari suara gong celempung itu sendiri. Celempung indung terdiri atas 3 sebitan kulit bambu yang di sabit, sabitan paling depan ialah untuk gong celempung. Biasanya celempung indung ini berperan sebagai alat musik ritmis, yaitu alat musik yang tidak memiliki nada, hanya sebagai pengiring bentuk ketukan saja.

Harga Celempung Sunda

Kesenian alat musik celempung ini biasanya di jual di toko-toko lokal, akan tetapi dikarenakan zaman sudah maju semuanya sekarang menjadi serba online. Yang dimana alat musik celempung sendiri sudah bisa kita temukan di beberapa E-commerce ternama di Indonesia, biasanya celempung ini di jual dengan harga yang terbilang cukup terjangkau yakni sekitar 175rb – 250rb.

Baca juga : 2 brand dodol Garut yang melegenda

Kesenian celempungan ini telah di kembangkan sedemikian rupa dalam sajiannya, hingga dapat mengundang para wisatawan maupun para ahli seni dari luar negeri yang ingin meneliti tentang celempung dan keseniannya.

Seni tradisional merupakan warisan seni budaya leluhur Bangsa Indonesia. Meski zaman semakin maju, tetapi jangan pernah lupakan akar budaya atau asal usul seni Nusantara yang kita miliki dengan Sejuta Bunyi Indahnya. Saat ini sudah banyak sekali masyarakat asing yang mulai mendalami dan mempelajari sejumlah seni tradisional di Indonesia, ironis sekali jika, masyarakat Indonesia sendiri yang justru melupakan seni tradisionalnya.

Segitu saja teman-teman untuk pembahasan kita kali ini mengenai alat musik tradisional Sunda, semoga ulasan di atas dapat menambah wawasan kita tentang dunia lokal dan bermanfaat untuk lain-lain. Cukup sekian & Terimakasih telah membaca artikel ini hingga akhir.

7 tanggapan pada “Celempung, Alat Musik Khas Jawa Barat Semakin Punah Penggunaanya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas